Wawancara Kerja bagi Pemula

Rasa senang bercampur grogi dan cemas kerap muncul ketika pencari kerja dipanggil untuk wawancara pertama kalinya. Meskipun demikian, jangan sampai perasaan tadi membuat kamu gagal dalam wawancara. Jadi, mulailah mempersiapkan diri dengan maksimal.

Untuk membantu kamu mempersiapka diri, berikut tips menghadapi interview kerja untuk pemula:

  1. Pelajari Profil Perusahaan
    Saat dipanggil wawancara, itu artinya rekruter sudah mulai yakin hingga 50% sama kemampuan kamu. Jangan sampai karena kamu terlalu senang hingga tak membekali diri tentang profil perusahaan.
    Bukan hanya informasi umum, cobalah cari informasi detail melalui website resmi perusahaan ataupun berita. Hal ini penting supaya kamu tahu visi dan misi perusahaan dan bagaimana kemampuan kamu bisa sesuai dengan yang dibutuhkan perusahaan.
  2. Datang Lebih Awal
    Persiapkanlah semua kebutuhan yang akan kamu bawa saat wawancara sehari sebelumnya untuk menghindari keterlambatan karena kamu kurang persiapan. Estimasikan untuk sampai 30 menit sebelum wawancara dimulai karena kamu tidak tahu apakah perjalananmu akan lancar atau tidak. Sayang kan, kalau sampai kesempatan kamu hilang karena telat?
  3. Maksimalkan Penampilan
    Sebagai seorang pemula, kamu tidak boleh mengabaikan penampilan. Berikan penampilan yang terbaik dan semenarik mungkin.
    Seperti memakai pakaian yang rapi dan bersih, menggunakan sepatu yang bersih, menata rambut dengan rapi, dan memakai sedikit parfum. Tapi jangan sampai kamu terlalu mencolok ya.
    Jangan lupa tersenyum untuk terlihat lebih percaya diri.
  4. Lakukan Kontak Mata
    Kontak mata saat diajak berbicara menunjukkan kamu semangat dan percaya diri sehingga membuat lawan bicaramu percaya dengan apa yang kamu ucapkan. Eits, tapi jangan berlebihan ya.
    Kalau kamu grogi dan takut untuk melihat mata lawan bicaramu, kamu bisa mengalihkannya dengan melihat kening lawan bicaramu.
  5. Menjelaskan Perihal Diri Kamu
    Pertanyaan untuk memperkenalkan diri selalu akan muncul ketika awal wawancara. Jadi, ceritakan latar belakang kamu.
    Jangan hanya menyebutkan nama dan asal daerah, kamu harus menjelaskan latar belakang pendidikan maupun kemampuan yang kamu miliki dengan singkat padat dan jelas. Dari ceritamu, para rekruter akan mengetahui apakah kamu cocok dengan pekerjaan tersebut.
    Tunjukkan rasa percaya diri saat menjelaskan tentang diri kamu dengan memberikan senyuman dan kontak mata.
  6. Tonjolkan Kelebihan yang Kamu Miliki
    Terkadang sulit untuk menjawab apa kelebihan yang dimiliki. Untuk itu, ketahui kelebihan kamu yang sesuai dengan posisi pekerjaan yang ditawarkan perusahaan. Lalu tonjolkan kelebihan kamu secara singkat dan sesuai kenyataan. Jangan sampai melebih-lebihkan, ya.
  7. Ungkapkan Kekurangan dengan Seimbang
    Untuk menjawab pertanyaan mengenai kelemahan yang kamu punya, siapkan solusi dari kelemahan tersebut. Misal, kamu adalah orang yang pelupa tapi kamu selalu mencatat agenda dan persiapanmu di buku catatan ataupun ponselmu.

Wawancara untuk yang pertama kali memang tidak gampang. Meski demikian, siapkan mental dan berusaha untuk selalu tenang agar tidak merasa tertekan. Jangan lupa tersenyum dan jalani dengan penuh semangat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *